Showing posts with label Kalimantan. Show all posts
Showing posts with label Kalimantan. Show all posts

Monday, October 1, 2018

Jalan yang dibangun oleh para Ahli Rusia di Palangka Raya

Tahun 1965 jalan ini sudah bisa dilewati, dan kebetulan terjadi lah suatu musibah, terjadilah G 30S.”  “Nah, maka orang-orang Rusia itu pada lari. Proyek ini sebenarnya sampai ke Kalimantan Barat.
Jalan yang dibangun oleh para Ahli Rusia di Palangka Raya

Ibu kota Indonesia bukan lagi Jakarta. Jika, kota ini jadi menggantikan posisinya. Ada yang berbeda dari jalan yang sedang saya lalui, jalan aspal ini lurus mulus dan seperti tidak ada guncangan, ketika mobil melaju kencang diatasnya.

Jalan-jalan seperti ini mengingatkan saya dengan jalan yang ada di luar negeri. Tapi jangan salah, sekarang saya tidak lagi di luar negeri. Sekarang saya masih di Indonesia, tepatnya di kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Tapi memang jalan ini dibangun oleh para ahli yang didatangkan dari luar negeri, yaitu negara Rusia.

Wednesday, September 5, 2018

Uniknya budaya Suku dayak di Desa Pampang, Samarinda

Desa budaya Pampang dibuka sejak pukul 9 pagi hingga 5 sore. Pengunjung yang datang wajib memiliki tiket masuk sebesar 5.000 rupiah untuk hari senin hingga sabtu. Sementara untuk hari minggu, wisatawan yang datang harus membayar 25 ribu rupiah. Harga tersebut sudah termasuk tiket untuk menyaksikan khas tarian suku dayak.
Uniknya budaya Suku dayak di Desa Pampang, Samarinda

Roro Mira, finalis CJA Balikpapan
Ada banyak cara mempertahankan budaya tanah air. Nah dibelakang saya ini itu adalah rumah lamin adat pemuntawai yang berada di desa budaya Pampang, Samarinda, Kalimantan Timur.

Bagi suku dayak, Lamin Adat adalah pemersatu seluruh kegiatan yang ada hubungannya dengan adat dilakukan disini.

Sunday, September 2, 2018

Indahnya Desa Setulang, sebagai salah satu obyek wisata di Malinau

Hal ini dilakukan tidak lain untuk menggairahkan semangat pemuda untuk mencitai negeri kita yang memiliki kekayaan luar biasa. Malinau memiliki beraneka ragam budaya dan kekayaan alam yang saya kira bisa menjadi objek yang sangat menarik untuk kita dokumentasikan. 18 Maret 2014.
Indahnya Desa Setulang, sebagai salah satu obyek wisata
di Malinau

Dr. Yansen TP, Bupati Malinau KalTara
Saya pada saat ini sedang berada di Desa Setulang. Sebuah desa wisata yang menjadi objek kunjungan para wisatawan dari Mancanegara. Karena desa wisata ini mengandung makna yang strategis dalam konteks kita membangun ke Indonesiaan yang hijau yah.

Acara yang dilaksanakan pada hari ini sebagai apresiasi kepada kepariwisataan kita juga akan mengajak rekan-rekan para mania fotografer yang digagas oleh rekan-rekan dan fotografer Malinau. Kerjasama dengan Kes Pak Saragih, sebagai dedengkotnya fotografer nasional kita.

Monday, August 20, 2018

7 Penyelam Kibarkan Bendera HUT RI Ke 73 Di Bawah 11 Perairan Laut

Di 11 perairan laut, anggota penyelam mengibarkan bendera di bawah laut dengan penuh hikmah. Usaha itu mereka keliling dengan menunjukkan keindahan bawah laut Indonesia.
7 Penyelam Kibarkan Bendera HUT RI Ke 73 Di Bawah 11
Perairan Laut

Pemirsa, hari ulang tahun ke 73 Republik Indonesia diperingati berbeda oleh anggota Bhayangkari. Iya, mereka melakukan upacara bendera di bawah laut.

7 anggota penyelam Bhayangkari melakukan upacara bendera di bawah laut dari Sabang hingga Papua barat. Upacara ini sebagai wujud kebanggaan dan kecintaan kepada Republik Indonesia. 11 Laut dan perairan di Indonesia ini merupakan simbol pariwisata Indonesia. Satu diantaranya berbatasan langsung dengan Malaysia dan menjadi batas terluar Indonesia.

Saturday, August 18, 2018

Mengibarkan Bendera Merah Putih Raksasa pada HUT RI ke 73

12 penyelam dari Berau mengibarkan bendera Merah Putih raksasa pada kedalaman air, 200 meter.
Mengibarkan Bendera Merah Putih Raksasa pada HUT RI ke 73

Belasan penyelam asal Berau, Kalimantan Timur mengibarkan bendera merah putih raksasa berukuran 8x10 m di bawah laut Maratua untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, kamis pagi. Lokasi pengibaran bendera berada di kedalaman 15 m. Dengan kondisi air tenang untuk memudahkan penyelam mengibarkan bendera.

“Jadi ada 2 tempat, tadi kita coba di satu titik itu cukup berarus. Jadi akhirnya kita jadi di titik tersebut. Kalau kita masuk, sekali masuk itu bisa langsung terbawa arus sekitar 200 meter. Jadi kita pindah ke satu titik yang namanya ada status semacam kolam. Jadi kita kibarkan bendera disitu. Ada 12 penyelam dari Berau.”

Labels

ABC News (1) ABRI (1) Aceh (1) Alat Musik (1) Amerika (1) Amerika Serikat (5) Ancol (1) Antara (2) Automo (1) Ayam (1) Bahan Bakar (1) Bakso Tahu (1) Bali (5) Bambu (1) Bandung (1) Banggai (1) Bangkrut (1) Banjir (2) Banten (1) Batagor (1) Bedah Editorial (2) Bekasi (1) Belanda (1) Belgia (1) Bencana (2) Bengkulu (1) Berau (2) Berburu (2) Berita Satu (2) Bisnis Online (9) Blitar (1) Blogspot (2) Bosnia (1) Boyolali (1) Budaya (6) Bukit (1) Buras (1) Burung (2) California (1) Chester Bennington (4) Ciamis (1) Cikarang (1) Cina (1) CNN Indonesia (12) Daily Mail (1) Dayak (1) Demo (1) Desa (7) Desa Blimbingsari (4) DPR (1) Drone (1) Ekosistem Laut (1) Eropa (1) Facebook (5) Garut (1) Gema Tanjung (1) Gempa (2) Gereja (2) Gereja Katedral (1) Go Food (1) Goa Lawa (1) GoJek (1) Google + (1) Grab (2) Gurita (8) Guru (1) HipCar (2) How to (1) Ikan (5) Ikan Kakap (1) Ikan Koi (1) Ikan Paus (3) Iklan (4) Indosiar (1) iNews (1) iNews TV (3) Inggris (1) Instagram (1) Jakarta (1) Jakarta Barat (1) Jakarta Utara (1) Jalak (2) Jalak Bali (1) Jawa (3) Jawa Barat (7) Jawa Tengah (5) Jawa Timur (15) Jember (1) Jepara (1) Junjung Biru (1) Kalimantan (5) Kalimantan Selatan (1) Kalimantan Tengah (1) Kalimantan Timur (3) Kalimantan Utara (1) Kampung Wisata (1) Karawang (1) Kaur (1) Kebumen (1) Kediri (1) Kemerdekaan (10) Kendaraan (5) Kendaraan Listrik (6) Kepulauan Selayar (3) Kerajinan (1) Kesenian (1) Kisah Hidup (1) Klaten (2) Kolaka (1) Kolonialisme (3) Kompas TV (10) Kompetisi (1) Konsumen (1) Kopi (1) Koran (2) Korea (1) Korea Selatan (1) Korea Utara (1) KPK (2) Kroasia (1) KTP elektronik (1) Kudus (1) Kuliner (3) Lamalera (2) Lebaran (1) Lembata (6) Linkin Park (4) Lion Air (1) Lippo Group (4) Liputan 6 (2) Listrik (3) Lombok (1) Los Angeles (1) Madiun (2) Madura (1) Malang (2) Malinau (1) Maluku (1) Maratua (2) Martapura (1) Meikarta (11) Melukis (1) Metro TV (34) MNCTV (2) Mobil (5) Mochtar Riady (3) Mogok (1) Monas (1) Motor (3) Museum (2) Musik (2) Muslim (1) Nabire (1) Nasi (2) Nasi Gegog (2) Natal (10) Net TV (16) Nugget (1) Nusa Tenggara Timur (8) NY Daily News (1) Nyonya Meneer (8) Onny Arifin Yuwono (2) Palangka Raya (1) Palembang (2) Pangandaran (2) PanMunJom (1) Pantai (3) Pantai Tamban (2) Papua (1) Pare-Pare (1) Pariwisata (4) Pasar (1) Pelabuhan Ulele (1) Pendidikan (1) Penerbangan (1) Pengemis (1) Pesawat (1) Pidato (1) Pisang (3) Pohon (1) Polandia (1) Polisi (2) Ponorogo (1) Pulau (2) Pulau Nasi (1) Purbalingga (1) Ragam Indonesia (2) Restoran (1) Robot (1) Samarinda (1) Sampah (1) Sariwangi (2) Sastra (1) SCTV (3) Sea World (1) Sejarah (5) Sekolah Dasar (1) Selokan (1) Semarang (1) Sepatu (1) Si Bolang (1) Sin City (1) Singapura (1) Solo (2) SPLU (6) Stockholm (1) Suku (1) Sulawesi (4) Sulawesi Selatan (4) Sulawesi Tengah (1) Sulawesi Tenggara (1) Sungai (1) Surabaya (2) Swedia (1) Tabanan (1) Tahu (1) Tahu Goreng (1) Taipei (1) Taiwan (1) Takabonerate (1) Taman Kanak-Kanak (1) Tangerang (1) Tanjung Papurna (1) Tegal (1) Telepon (1) Tempo (2) Timlo TV (1) Tradisi (2) Trans 7 (7) Trenggalek (1) Tsunami (2) Tukang Pijat (2) TV One (1) Twitter (1) Universitas Indonesia (1) VOA Indonesia (3) Waduk (1) Warung (1) Washington (1) Wawancara (4) Website (13) Yogyakarta (2) Zagreb (1)