Showing posts with label VOA Indonesia. Show all posts
Showing posts with label VOA Indonesia. Show all posts

Wednesday, December 26, 2018

10 ribu orang setiap hari mengunjungi pasar yang terletak di Washington DC ini

Ide mempertemukan pengunjung dengan seniman, sumbernya, dan orang-orang yang mewakili seniman ini, sangat penting bagi mereka. Mereka merasa terkait untuk mendukung bisnis lokal dengan cara lebih langsung.
10 ribu orang setiap hari mengunjungi pasar yang terletak di
Washington DC ini

Pasar kaget akhir tahun di pusat kota Washington DC ini menyediakan segala macam bagi semua orang. Pengunjung juga mudah untuk mencari hadiah Natal unik dan bertemu seniman pembuatnya.

"Saya berkarya memakai api, membuat liontin kaca yang dipanasakan api. Saya lakukan di sini dan bertemu banyak orang, mereka menghargai karya saya, itu sangat berarti bagi saya."

Wisata belanja Terbesar di Dunia Bagi Perlengkapan Natal

Kunjungan biasanya dimulai dengan foto kenangan, pelanggan kemudian mendapatkan peta untuk membantu berkeliling toko. Lampu mempesona dan dekorasi luar ruang tersusun dari plafon yang harus ditinggikan untuk mengakomodir hiasan pohon natal yang tinggi.
Wisata belanja Terbesar di Dunia Bagi Perlengkapan Natal

Mengunjungi Bronner’s Christmas Wonderland lebih dari sekedar wisata belanja. Ini pengalaman tersendiri dengan luas sekitar 8 kali kolam renang Olimpiade, toko ini memiliki banyak sekali daya tarik bagi pengunjung seperti kakak beradik ini.

"Ini besar sekali. Tidak ada habisnya."

Penjualan pohon plastik untuk pohon natal di Amerika Serikat, meningkat

Menurut Asosiasi Pohon Natal Nasional, warga Amerika akan membeli sekitar 27 juta pohon Natal tahun ini. Ini soal permintaan dan suplai. Stok barang rendah sekali, permintaan sangat tinggi. Angka pengangguran terendah dalam hampir 50 tahun. Pembelanjaan naik, dan orang rela bayar lebih mahal untuk pohon Natal.
Penjualan pohon plastik untuk pohon natal di Amerika Serikat,
meningkat

Tahun ini seperti tahun lalu, ada sedikit kelangkaan pohon cemara untuk pohon Natal.
"Biasanya saya bisa memajang pohon hingga sehari sebelum natal. Tahun ini ?? Siapa tahu. "10 tahun lalu saat resesi, perkebunan kehilangan lahan."
Pohon hidup perlu waktu 8 - 10 tahun untuk tumbuh sesuai tuntutan konsumen.
"Harga pohon lebih mahal sekitar 30% dibandingkan 10 tahun lalu. Upah pekerja meningkat, mencari lokasi menjual pohon juga hampir mustahil."

Labels

ABC News (1) ABRI (1) Aceh (1) Alat Musik (1) Amerika (1) Amerika Serikat (5) Ancol (1) Antara (2) Automo (1) Ayam (1) Bahan Bakar (1) Bakso Tahu (1) Bali (5) Bambu (1) Bandung (1) Banggai (1) Bangkrut (1) Banjir (2) Banten (1) Batagor (1) Bedah Editorial (2) Bekasi (1) Belanda (1) Belgia (1) Bencana (2) Bengkulu (1) Berau (2) Berburu (2) Berita Satu (2) Bisnis Online (9) Blitar (1) Blogspot (2) Bosnia (1) Boyolali (1) Budaya (6) Bukit (1) Buras (1) Burung (2) California (1) Chester Bennington (4) Ciamis (1) Cikarang (1) Cina (1) CNN Indonesia (12) Daily Mail (1) Dayak (1) Demo (1) Desa (7) Desa Blimbingsari (4) DPR (1) Drone (1) Ekosistem Laut (1) Eropa (1) Facebook (5) Garut (1) Gema Tanjung (1) Gempa (2) Gereja (2) Gereja Katedral (1) Go Food (1) Goa Lawa (1) GoJek (1) Google + (1) Grab (2) Gurita (8) Guru (1) HipCar (2) How to (1) Ikan (5) Ikan Kakap (1) Ikan Koi (1) Ikan Paus (3) Iklan (4) Indosiar (1) iNews (1) iNews TV (3) Inggris (1) Instagram (1) Jakarta (1) Jakarta Barat (1) Jakarta Utara (1) Jalak (2) Jalak Bali (1) Jawa (3) Jawa Barat (7) Jawa Tengah (5) Jawa Timur (15) Jember (1) Jepara (1) Junjung Biru (1) Kalimantan (5) Kalimantan Selatan (1) Kalimantan Tengah (1) Kalimantan Timur (3) Kalimantan Utara (1) Kampung Wisata (1) Karawang (1) Kaur (1) Kebumen (1) Kediri (1) Kemerdekaan (10) Kendaraan (5) Kendaraan Listrik (6) Kepulauan Selayar (3) Kerajinan (1) Kesenian (1) Kisah Hidup (1) Klaten (2) Kolaka (1) Kolonialisme (3) Kompas TV (10) Kompetisi (1) Konsumen (1) Kopi (1) Koran (2) Korea (1) Korea Selatan (1) Korea Utara (1) KPK (2) Kroasia (1) KTP elektronik (1) Kudus (1) Kuliner (3) Lamalera (2) Lebaran (1) Lembata (6) Linkin Park (4) Lion Air (1) Lippo Group (4) Liputan 6 (2) Listrik (3) Lombok (1) Los Angeles (1) Madiun (2) Madura (1) Malang (2) Malinau (1) Maluku (1) Maratua (2) Martapura (1) Meikarta (11) Melukis (1) Metro TV (34) MNCTV (2) Mobil (5) Mochtar Riady (3) Mogok (1) Monas (1) Motor (3) Museum (2) Musik (2) Muslim (1) Nabire (1) Nasi (2) Nasi Gegog (2) Natal (10) Net TV (16) Nugget (1) Nusa Tenggara Timur (8) NY Daily News (1) Nyonya Meneer (8) Onny Arifin Yuwono (2) Palangka Raya (1) Palembang (2) Pangandaran (2) PanMunJom (1) Pantai (3) Pantai Tamban (2) Papua (1) Pare-Pare (1) Pariwisata (4) Pasar (1) Pelabuhan Ulele (1) Pendidikan (1) Penerbangan (1) Pengemis (1) Pesawat (1) Pidato (1) Pisang (3) Pohon (1) Polandia (1) Polisi (2) Ponorogo (1) Pulau (2) Pulau Nasi (1) Purbalingga (1) Ragam Indonesia (2) Restoran (1) Robot (1) Samarinda (1) Sampah (1) Sariwangi (2) Sastra (1) SCTV (3) Sea World (1) Sejarah (5) Sekolah Dasar (1) Selokan (1) Semarang (1) Sepatu (1) Si Bolang (1) Sin City (1) Singapura (1) Solo (2) SPLU (6) Stockholm (1) Suku (1) Sulawesi (4) Sulawesi Selatan (4) Sulawesi Tengah (1) Sulawesi Tenggara (1) Sungai (1) Surabaya (2) Swedia (1) Tabanan (1) Tahu (1) Tahu Goreng (1) Taipei (1) Taiwan (1) Takabonerate (1) Taman Kanak-Kanak (1) Tangerang (1) Tanjung Papurna (1) Tegal (1) Telepon (1) Tempo (2) Timlo TV (1) Tradisi (2) Trans 7 (7) Trenggalek (1) Tsunami (2) Tukang Pijat (2) TV One (1) Twitter (1) Universitas Indonesia (1) VOA Indonesia (3) Waduk (1) Warung (1) Washington (1) Wawancara (4) Website (13) Yogyakarta (2) Zagreb (1)