Sunday, November 4, 2018

Bisa Nyampe Tanpa Nyetir (3)

Meski fokus pada wisatawan mancanegara, automoto juga terbuka dengan wisatawan lokal. Ia juga tertarik dengan penawaran jasa mereka. Salah satu fitur yang dirasa sangat membantu adalah ketika kendaraan diantar ke kediaman sang penyewa sehingga pengguna tak perlu repot untuk membuat janji pengambilan kendaraan atau mendatangi lokasi pendopo lokal.
Bisa Nyampe Tanpa Nyetir (3)

Mini Cooper, Lamborghini Gallardo, hingga Ferrari spider. Yap, semua super car-super car ini terpampang dan bisa di sewa dengan membayar ribuan dollar untuk 8 jam pemakaian. Menggunakan kekuatan teknologi, sebuah start-up bernama automo mencoba peruntungan dengan fokus pada bisnis rental mobil mewah.

Berkaca dari banyaknya seleb berlibur di tanah air, menyediakan kendaraan mewah untuk mengakomodasi mereka berlibur nampaknya menjadi bisnis yang menggiurkan. Setidaknya ini ada di kepala Charles Lin saat membawa start-up automo berekspansi dari Singapura ke Indonesia. Bekerjasama dengan vendor, selain hire and cars, automo juga menjajakan helikopter, bahkan kapal pesiar di halaman situsnya.

Saturday, November 3, 2018

Nyonya Meneer sudah terlilit masalah keuangan sejak tahun 2015

Nyonya Meneer punya utang senilai 89 miliar rupiah kepada 35 kreditur. Sebelumnya sudah ada perjanjian damai antara perusahaan dengan kreditur, tapi perjanjian dibatalkan karena Nyonya Meneer dinilai tidak punya itikad baik untuk melunasi utang.
Nyonya Meneer sudah terlilit masalah keuangan sejak tahun 2015

Status pailit juga membuat sekitar 1000 buruh terpaksa di-phk. Sebelumnya perusahaan yang berdiri sejak tahun 1919 ini sudah merumahkan 200 karyawannya. Saat ini kurator dan hakim pengawas sedang meng-inventaris aset perusahaan. Dana yang didapat akan digunakan untuk membayar hutang.

Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit Karena Kurang Inovatif

Pengadilan Negeri Semarang pada kamis pekan lalu menyatakan produsen jamu legendaris Nyonya Meneer pailit. Nyonya Meneer dinyatakan pailit setelah digugat kreditur asal Sukoharjo, Hendrianto Bambang Santoso karena terbukti tidak sanggup membayar hutang.
Nyonya Meneer Dinyatakan Pailit Karena Kurang Inovatif

Slogan Nyonya Meneer
“Keterbatasan bisa memicu motivasi. Keprihatinan dapat memicu kreativitas.”

PT Nyonya Meneer dinyatakan pailit oleh majelis hakim pengadilan negeri Semarang. Perusahaan jamu yang sudah berdiri sejak 1919 ini dinilai kalah bersaing dengan perusahaan jamu yang lebih inovatif.

Pengadilan Negeri Semarang pada kamis pekan lalu menyatakan produsen jamu legendaris Nyonya Meneer pailit. Nyonya Meneer dinyatakan pailit setelah digugat kreditur asal Sukoharjo, Hendrianto Bambang Santoso karena terbukti tidak sanggup membayar hutang.

Sariwangi punya utang senilai 1,05 Triliun Rupiah


Lagi di Kompas bisnis. Saudara perusahaan pelopor teh celup di Indonesia Sariwangi Agricultural Estate Agency resmi menyandang status pailit. Majelis hakim pengadilan Niaga Jakarta Pusat mengabulkan permohonan pembatalan homologasi bank ICBC Indonesia terhadap PT Sariwangi.

Dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran utang atau PKPU, Sariwangi punya utang senilai 1,05 Triliun Rupiah. ICBC sendiri sampai dengan 24 Oktober 2017 memiliki tagihan senilai 288,9 miliar kepada Sariwangi. Kasus ini juga membelit Perusahaan Teh maskapai Perkebunan INDORUB sumberwadung.

Friday, November 2, 2018

Jangan Ragu Audit Lion Air


Ketegasan pemerintah jelas hal yang ditunggu-tunggu terkait dengan kecelakaan Lion Air pada senin 29 Oktober lalu di perairan Karawang, Jawa Barat. Ketegasan tentu saja tidak sama maknanya dengan sanksi asal gebuk. Sanksi asal gebuk bisa malah jadi sekadar kemarahan tidak solutif atau malah lebih parah. Sekedar penghibur lara para korban dan justru mengaburkan perkara sebenarnya.

Langkah Menteri Perhubungan Budi Karya yang mencopot direktur teknik Lion Air tentu saja bukan ketegasan sikap yang ditunggu-tunggu, juga bukanlah sanksi yang diharapkan dari sebuah Kementerian. Kementerian Perhubungan ialah regulator yang sesungguhnya bermain pada tataran kebijakan lebih tinggi. Yakni kebijakan yang berdampak pada pemimpin dan pemilik perusahaan.

Pak Gasing menceritakan tentang Kampung nya di Berua, Sulawesi Selatan

Di kampung kami ini cuma dihuni oleh 15 rumah. Itu, kami dari satu keluarga semua. Jadi kami saling kenal semuanya. Kemudian dari kegiatan sehari-harinya itu dari bercocok tanam karena memang alamnya sangat cocok untuk tanam padi dengan beternak dan memelihara ikan, dengan udang.
Pak Gasing menceritakan tentang Kampung nya di Berua,
Sulawesi Selatan

17 kampung berua di Sulawesi Selatan berpagar gunung karst dengan pelataran sawah hijau yang menawan. Bukan hanya tempat tinggal biasa, rumah di kampung Berua sarat terhadap tradisi dan harmonisasi terhadap lingkungan.

Gasing, penduduk kampung Berua
Jadi, untuk menuju kampung Berua itu, kita harus menggunakan perahu Motor selama 30 menit dari jalan raya Bosoa. Saya, Pak Gasing, selamat datang di kampung Berua. Disinilah tempat tinggal kami, Suku Bugis Makassar. Di kampung kami ini cuma dihuni oleh 15 rumah. Itu, kami dari satu keluarga semua. Jadi kami saling kenal semuanya. Kemudian dari kegiatan sehari-harinya itu dari bercocok tanam karena memang alamnya sangat cocok untuk tanam padi dengan beternak dan memelihara ikan, dengan udang.

Museum Taman Djamoe Ditutup Sejak Agustus 2017

Endah Permata, koordinator Taman djamoe Indonesia, menyatakan tutupnya museum yang memiliki sekitar 600 jenis tanaman obat dan 200 produk jamu yang dipamerkan di Museum Mini ini berdasarkan perintah dari kantor pusat di Semarang.
Museum Taman Djamoe Ditutup Sejak Agustus 2017

Pasca dinyatakan pailit atau bangkrut oleh Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah, Museum Taman Jamu Indonesia milik Nyonya Meneer yang berada di Kabupaten Semarang juga tutup.

Tutupnya museum jamu ini pun sangat disayangkan. Mengingat tempat tersebut merupakan aset nasional yang banyak mengedukasi masyarakat dengan ratusan koleksi tanaman jamunya.

Thursday, November 1, 2018

Joko Sucipto membudidayakan Ikan Koi untuk Menjernihkan Air Selokan

Melalui ide kreatifnya, Joko Sucipto, warga Desa Pluneng, Klaten, Jawa Tengah, memanfaatkan selokan untuk budi daya ikan air tawar seperti nila, gurami, dan koi. Ternyata banyak orang yang tertarik dan tidak sedikit yang membelinya. Untuk ikan koi harganya Rp300 ribu sampai Rp600 ribu. Uniknya, ikan-ikan ini diberi pakan roti atau sisa makanan rumah.
Joko Sucipto membudidayakan Ikan Koi untuk Menjernihkan
Air Selokan

Manfaatkan selokan menjadi budidaya ikan air tawar.
Ada ikan nila, ikan gurami, hingga ikan koi. Ini idenya warga Dukuh Samberan, bernama Joko Sucipto.
Bermodalkan kawat penyaring air aja loh, jadi kawat ditempatkan pada dua ujung selokan sepanjang 10 m dengan lebar 1 M.
Kawat dipasang sebagai pembatas dan penyaring sampah. Pemiliknya memberi makan ikan dengan roti yang merupakan sisa makanan rumah tangga atau makanan organik.

Perusahaan Nyonya Meneer pernah menempuh perjanjian damai


Kembali lagi di zona bisnis pemirsa. Pasca dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang, seluruh aset perusahaan jamu Nyonya Meneer akan dilelang oleh curator. Hingga saat ini Pengadilan Negeri telah membekukan semua aset PT Nyonya Meneer dan membatalkan perjanjian damai usai diputuskan pailit.

Perjanjian damai pernah ditempuh salah satu dari 35 kreditur asal Sukoharjo dengan PT Nyonya Meneer. Namun perusahaan yang berdiri sejak 1919 ini tidak menyanggupi isi kesepakatan damai. Hingga batas waktu yang ditentukan, PT Nyonya Meneer terbukti tidak sanggup membayar hutang meskipun selama proses perjanjian damai PT Nyonya Meneer telah melakukan pembayaran utang secara bertahap.

Suasana PT Nyonya Meneer tampak lengang dan juga sepi dari aktivitas

ng berdiri sejak 1919 ini digugat pailit karena memiliki sejumlah sangkutan kepada 35 kreditur yang mencapai 89 Milyar rupiah. Untuk membayar utang kepada kreditur aset Nyonya Meneer akan dijual dengan cara dilelang.
Suasana PT Nyonya Meneer tampak lengang dan juga sepi dari
aktivitas

Permirsa, PT Nyonya Meneer dinyatakan pailit oleh majelis hakim pengadilan negeri Semarang dan ini lah liputannya pemirsa untuk anda.

Pengadilan Negeri Semarang pada Kamis pekan lalu menyatakan produsen jamu legendaris nyonya meneer pailit. Nyonya Meneer dinyatakan pailit setelah digugat kreditur asal Sukoharjo, Hendrianto Bambang Santoso karena terbukti tidak sanggup membayar utang.

Labels

ABC News (1) ABRI (1) Aceh (1) Alat Musik (1) Amerika (1) Amerika Serikat (5) Ancol (1) Antara (2) Automo (1) Ayam (1) Bahan Bakar (1) Bakso Tahu (1) Bali (5) Bambu (1) Bandung (1) Banggai (1) Bangkrut (1) Banjir (2) Banten (1) Batagor (1) Bedah Editorial (2) Bekasi (1) Belanda (1) Belgia (1) Bencana (2) Bengkulu (1) Berau (2) Berburu (2) Berita Satu (2) Bisnis Online (9) Blitar (1) Blogspot (2) Bosnia (1) Boyolali (1) Budaya (6) Bukit (1) Buras (1) Burung (2) California (1) Chester Bennington (4) Ciamis (1) Cikarang (1) Cina (1) CNN Indonesia (12) Daily Mail (1) Dayak (1) Demo (1) Desa (7) Desa Blimbingsari (4) DPR (1) Drone (1) Ekosistem Laut (1) Eropa (1) Facebook (5) Garut (1) Gema Tanjung (1) Gempa (2) Gereja (2) Gereja Katedral (1) Go Food (1) Goa Lawa (1) GoJek (1) Google + (1) Grab (2) Gurita (8) Guru (1) HipCar (2) How to (1) Ikan (5) Ikan Kakap (1) Ikan Koi (1) Ikan Paus (3) Iklan (4) Indosiar (1) iNews (1) iNews TV (3) Inggris (1) Instagram (1) Jakarta (1) Jakarta Barat (1) Jakarta Utara (1) Jalak (2) Jalak Bali (1) Jawa (3) Jawa Barat (7) Jawa Tengah (5) Jawa Timur (15) Jember (1) Jepara (1) Junjung Biru (1) Kalimantan (5) Kalimantan Selatan (1) Kalimantan Tengah (1) Kalimantan Timur (3) Kalimantan Utara (1) Kampung Wisata (1) Karawang (1) Kaur (1) Kebumen (1) Kediri (1) Kemerdekaan (10) Kendaraan (5) Kendaraan Listrik (6) Kepulauan Selayar (3) Kerajinan (1) Kesenian (1) Kisah Hidup (1) Klaten (2) Kolaka (1) Kolonialisme (3) Kompas TV (10) Kompetisi (1) Konsumen (1) Kopi (1) Koran (2) Korea (1) Korea Selatan (1) Korea Utara (1) KPK (2) Kroasia (1) KTP elektronik (1) Kudus (1) Kuliner (3) Lamalera (2) Lebaran (1) Lembata (6) Linkin Park (4) Lion Air (1) Lippo Group (4) Liputan 6 (2) Listrik (3) Lombok (1) Los Angeles (1) Madiun (2) Madura (1) Malang (2) Malinau (1) Maluku (1) Maratua (2) Martapura (1) Meikarta (11) Melukis (1) Metro TV (34) MNCTV (2) Mobil (5) Mochtar Riady (3) Mogok (1) Monas (1) Motor (3) Museum (2) Musik (2) Muslim (1) Nabire (1) Nasi (2) Nasi Gegog (2) Natal (10) Net TV (16) Nugget (1) Nusa Tenggara Timur (8) NY Daily News (1) Nyonya Meneer (8) Onny Arifin Yuwono (2) Palangka Raya (1) Palembang (2) Pangandaran (2) PanMunJom (1) Pantai (3) Pantai Tamban (2) Papua (1) Pare-Pare (1) Pariwisata (4) Pasar (1) Pelabuhan Ulele (1) Pendidikan (1) Penerbangan (1) Pengemis (1) Pesawat (1) Pidato (1) Pisang (3) Pohon (1) Polandia (1) Polisi (2) Ponorogo (1) Pulau (2) Pulau Nasi (1) Purbalingga (1) Ragam Indonesia (2) Restoran (1) Robot (1) Samarinda (1) Sampah (1) Sariwangi (2) Sastra (1) SCTV (3) Sea World (1) Sejarah (5) Sekolah Dasar (1) Selokan (1) Semarang (1) Sepatu (1) Si Bolang (1) Sin City (1) Singapura (1) Solo (2) SPLU (6) Stockholm (1) Suku (1) Sulawesi (4) Sulawesi Selatan (4) Sulawesi Tengah (1) Sulawesi Tenggara (1) Sungai (1) Surabaya (2) Swedia (1) Tabanan (1) Tahu (1) Tahu Goreng (1) Taipei (1) Taiwan (1) Takabonerate (1) Taman Kanak-Kanak (1) Tangerang (1) Tanjung Papurna (1) Tegal (1) Telepon (1) Tempo (2) Timlo TV (1) Tradisi (2) Trans 7 (7) Trenggalek (1) Tsunami (2) Tukang Pijat (2) TV One (1) Twitter (1) Universitas Indonesia (1) VOA Indonesia (3) Waduk (1) Warung (1) Washington (1) Wawancara (4) Website (13) Yogyakarta (2) Zagreb (1)